
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap terapi tradisional semakin meningkat. Dua metode yang cukup sering dibahas adalah terapi fashdu dan bekam. Tidak sedikit orang yang mencari informasi tentang perbedaan fashdu dan bekam karena keduanya sama-sama melibatkan pengeluaran darah dalam proses terapinya.
Sekilas, kedua terapi ini memang terlihat mirip. Namun jika dipelajari lebih dalam, terdapat sejumlah perbedaan yang cukup mendasar, baik dari segi teknik, tujuan, sejarah, maupun pelaksanaannya.
Memahami perbedaan fashdu dan bekam sangat penting agar Anda dapat memilih terapi yang sesuai dengan kebutuhan, kondisi tubuh, dan tujuan yang ingin dicapai.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai perbedaan fashdu & bekam, mulai dari pengertian masing-masing terapi hingga faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalaninya.
Sebelum membahas perbedaan fashdu &bekam, mari kita pahami terlebih dahulu pengertian fashdu.
Fashdu merupakan salah satu metode terapi tradisional yang telah dikenal sejak lama dalam literatur pengobatan Timur Tengah dan pengobatan Islam klasik. Terapi ini dilakukan dengan teknik tertentu pada pembuluh darah superfisial oleh praktisi yang memahami prosedur fashdu.
Dalam sejarahnya, fashdu banyak dibahas dalam kitab-kitab kedokteran klasik yang ditulis oleh para tabib Muslim seperti Ibnu Sina dan para ilmuwan lainnya.
Saat ini, fashdu mulai kembali dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu pilihan terapi yang sering dipadukan dengan pola hidup sehat dan konsultasi kesehatan yang tepat.
Untuk memahami perbedaan fashdu & bekam, kita juga perlu mengenal bekam secara lebih jelas.
Bekam atau hijamah merupakan metode terapi yang dilakukan menggunakan kop atau gelas khusus yang ditempelkan pada permukaan kulit untuk menciptakan tekanan tertentu. Dalam bekam basah, proses tersebut dilanjutkan dengan sayatan ringan pada permukaan kulit sebelum dilakukan penyedotan kembali.
Bekam memiliki sejarah panjang dalam berbagai peradaban dan dikenal luas di kalangan umat Islam karena terdapat banyak hadis yang menyebutkan terapi ini.
Karena popularitasnya yang tinggi, banyak orang pertama kali mengenal bekam sebelum mengetahui fashdu. Inilah yang membuat topik perbedaan fashdu & bekam menjadi semakin menarik untuk dibahas.
Salah satu aspek utama dalam pembahasan perbedaan fashdu & bekam adalah teknik pelaksanaannya.
Pada fashdu, praktisi melakukan tindakan pada pembuluh darah tertentu sesuai prosedur yang telah dipelajari. Proses ini berfokus pada pembuluh darah superfisial yang menjadi titik terapi.
Teknik fashdu memerlukan pemahaman khusus mengenai anatomi dasar dan prosedur pelaksanaannya agar dapat dilakukan dengan baik.
Pada bekam, proses terapi dilakukan menggunakan alat berbentuk kop atau gelas bekam yang ditempelkan pada kulit.
Tekanan yang dihasilkan oleh alat bekam menjadi bagian utama dari prosedur terapi. Pada bekam basah, dilakukan sayatan ringan pada permukaan kulit sebelum proses penyedotan kembali dilakukan.
Dari sisi teknik, inilah salah satu perbedaan fashdu & bekam yang paling mudah dikenali.

Aspek berikutnya dalam pembahasan perbedaan fashdu & bekam adalah area yang menjadi fokus terapi.
Fashdu berfokus pada membersihkan pembuluh darah tertentu yang telah ditentukan berdasarkan prosedur terapi.
Bekam lebih banyak dilakukan pada titik-titik tertentu di permukaan tubuh yang menjadi area terapi.
Karena fokus area tindakan yang berbeda, proses pelaksanaan kedua terapi ini juga memiliki karakteristik yang berbeda.
Jika melihat sejarahnya, perbedaan fashdu & bekam juga cukup menarik.
Fashdu dikenal dalam literatur kedokteran Islam klasik dan banyak dibahas oleh para tabib Muslim terdahulu.
Metode ini menjadi bagian dari pendekatan pengobatan yang berkembang di dunia Islam dan Timur Tengah selama berabad-abad.
Bekam memiliki sejarah yang lebih luas karena ditemukan dalam berbagai peradaban kuno seperti Mesir, Yunani, Tiongkok, dan dunia Islam.
Di kalangan umat Islam, bekam memiliki kedudukan yang lebih dikenal karena disebutkan dalam sejumlah hadis Rasulullah ﷺ.
Banyak orang mencari informasi mengenai perbedaan fashdu & bekam dari sudut pandang Islam.
Bekam memiliki dasar hadis yang cukup banyak. Salah satunya adalah sabda Rasulullah ﷺ:
"Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah hijamah (bekam)."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Sementara itu, fashdu lebih banyak ditemukan dalam literatur pengobatan Islam klasik dan praktik para tabib Muslim.
Karena itu, salah satu perbedaan fashdu & bekam adalah bahwa bekam memiliki referensi hadis yang lebih eksplisit dibanding fashdu.
Namun keduanya sama-sama dikenal dalam tradisi kesehatan umat Islam.
Dalam praktik modern, baik fashdu maupun bekam biasanya dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Namun terdapat beberapa perbedaan pendekatan.
Fashdu sering dikaitkan dengan upaya menjaga kualitas sirkulasi darah dan kesehatan pembuluh darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Bekam sering dipilih oleh masyarakat yang ingin menjalani terapi tradisional yang telah lama dikenal dan memiliki dasar hadis dalam Islam.
Meskipun demikian, penting untuk memahami bahwa setiap orang dapat memiliki alasan yang berbeda ketika memilih salah satu terapi tersebut.
Jika berbicara mengenai popularitas, terdapat perbedaan fashdu & bekam yang cukup jelas.
Bekam saat ini jauh lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Hal ini disebabkan oleh:
Di sisi lain, fashdu masih tergolong lebih spesifik dan biasanya dikenal oleh masyarakat yang memang aktif mempelajari terapi tradisional.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap fashdu terus meningkat.
Ini merupakan pertanyaan yang paling sering muncul ketika membahas perbedaan fashdu & bekam.
Jawabannya tidak dapat disamaratakan.
Setiap terapi memiliki karakteristik yang berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada:
Karena itu, tidak tepat mengatakan bahwa salah satu terapi selalu lebih baik daripada yang lain.
Yang lebih penting adalah memilih terapi yang sesuai dengan kebutuhan dan dilakukan oleh praktisi yang kompeten.
Setelah memahami perbedaan fashdu & bekam, berikut beberapa tips sebelum memilih terapi.
Memahami tentang fashdu dan bekam dapat membantu Anda menentukan pilihan terapi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pribadi.
Secara umum, perbedaan fashdu dan bekam terletak pada teknik pelaksanaan, area tindakan, sejarah, serta referensi yang mendasarinya. Bekam lebih dikenal luas dan memiliki banyak hadis yang membahasnya, sedangkan fashdu lebih banyak ditemukan dalam literatur pengobatan Islam klasik dan praktik para tabib Muslim.
Baik fashdu maupun bekam dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan apabila dilakukan oleh praktisi yang kompeten, memperhatikan kebersihan, serta didukung oleh pola hidup sehat yang baik.
Sebelum menjalani terapi apa pun, pastikan Anda memahami prosedurnya, melakukan konsultasi terlebih dahulu, dan memilih tempat terapi yang profesional agar mendapatkan pengalaman yang aman dan nyaman. Untuk tempat terapi Tengerang, satu diantaranya Terapi Sehat Faaz.